Di Balik Kesuksesan Siomay Kang Cepot

Siomay kang cepot berdiri sejak tahun 1987, penemu racikan Siomay Kang Cepot sendiri adalah Bapak Mudiarjo. Dari tahun ke tahun Pak Mudi sapaan akrabnya, selalu mencoba mengolah dan memastikan rasa yang khas untuk Siomay Kang Cepotnya. Namun keberhasilan usahanya itu, tidak diraih tanpa kerja keras. Sejak kecil, Pak Mudi yang dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana ini sudah membantu keluarganya mencari makan sendiri.

Di warung yang berlokasi di Jalan Kaliurang km 8,5 Yogyakarta, Pak Mudi meracik sendiri bumbu siomaynya. Dan saat ini, Siomay Kang Cepot mempunyai dua jenis siomay, yaitu biasa dan spesial. Dikatakan spesial karena full tengiri yang rasanya sangat yummi. Siomay rebus dan goreng ia jual Rp 1000/ biji, sedangkan untuk siomay super / tengiri, ia jual dengan harga Rp 2.500/biji. Selain itu juga ada tahu, kubis/kol, pare, telur rebus yang dijual Rp 1000/bijinya. Pembeli pun dipersilahkan untuk memilih sendiri menu siomaynya. Kini, Siomay Kang Cepot pun mulai dikenal masyarakat Jogjakarta. Pak Mudi pun kini sudah bisa mengkaryakan 15 orang dengan upah Rp 600 ribu sampai Rp 900 ribu. Diantara karyawannya bahkan ada yang sudah 11 tahun membantunya membangun usaha makanan tersebut. Siomay Kang Cepot buka setiap hari pukul 9 pagi hingga 10 malam, ia mengaku rata-rata omsetnya mencapai Rp 4 juta/hari.

Clear Editing

 

Tinggalkan komentar