Bisnis Pertanian

Mengembangkan Agribisnis Jamur Bersama ST. Media Agro Merapi

Mengembangkan usaha aneka jenis jamur sejak tahun 1990 membuat Bapak Muhammad Sumedi Purbo (38) dikenal sebagai salah seorang pionir budidaya jamur di Yogyakarta. Keyakinan yang kuat tentang peluang agribisnis dan agro industri tentang jamur membuat Sumedi muda kala itu bertekad mewujudkan harapannya untuk memasyarakatkan jamur sebagai sebuah potensi yang belum tergarap secara optimal. Bertempat tinggal di Grogol, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Pak Medi begitu beliau biasa disapa merasa masih banyak potensi agro di lereng Gunung Merapi yang bisa digarap selain salak, kopi, melinjo, apokat, sayuran, dll. Alhasil, kelesuan dalam bisnis budidaya jamur waktu itu memberikan inisiatif bagi Pak Medi untuk mendirikan Sanggar Tani “Media Agro Merapi” pada 15 Januari 2000.

 

Tidak butuh waktu lama bagi Pak Medi membuktikan kepada masyarakat bahwa jamur masih bisa dikembangkan dengan inovasi produk yang beraneka macam. Sampai saat ini, ST. Media Agro Merapi mampu menghasilkan bibit jamur/benih jamur sendiri dengan teknik kultur jaringan (produksi benih F1/benih awal, benih induk/F2, benih tebar/F3, dan benih siap tanam/F4), produk jamur tiram (jamur tiram putih, jamur tiram orange, jamur tiram kuning, jamur tiram cokelat,dll), cara budidaya jamur (jamur Shiitake, jamur Ling Zhie, jamur Tiram, dan jamur Kuping), teknik pengeringan (jamur Tiram, jamur Shiitake, jamur Ling Zhie, dan jamur Kuping), serta aneka olahan jamur (jamur crispy, sirup, teh, dan kapsul jamur). Beragam inovasi produksi jamur ST. Media Agro Merapi tersebut banyak dijadikan acuan dan inspirasi masyarakat untuk mengembangkan inovasi produk serupa.

 

Dapatkan Video Proses Pembuatan Baglog Jamur Tiram dan Budidayanya:
http://bisnisukm.com/video-proses-pembuatan-baglog-jamur-tiram-dan-budidayany…

Dan Video Pengolahan Keripik Jamur Tiram:
http://bisnisukm.com/pengolahan-keripik-jamur-tiram.html