Hasilkan Pundi Rupiah Hanya Berawal Dari Tugas Kuliah

Ketika ditanya dari mana ide bisnis bean bag ini Ia dapatkan, Ayu bercerita bahwa awalnya Ia bersama teman kuliahnya tak sengaja melihat sofa unik ini di American Corner UMY. “Banyak yang bilang ide bisa datang dari hobi kita. Dan kebetulan kita mahasiswa yang lebih senang main-main, malas-malasan, suatu hari kita pergi ke American Corner UMY, disitu ada kursi malas yang sama persis dengan produk kita saat ini. Dan setelah kita cari tahu ternyata namanya bean bag,” begitu ceritanya.

Penasaran dengan keunikan bean bag yang Ia lihat, Ayu pun mencoba mencarinya di Jogja dan ternyata produk tersebut belum banyak beredar di pasaran, kecuali di mall dan kisaran harganya juga cukup mahal yakni sekitar lebih dari Rp 1 juta. Dari situlah Ayu berpikir, kenapa tidak Ia mencoba buat inovasi seperti itu dengan harga jual yang lebih terjangkau.

Setelah enam bulan mengikuti program PKM, Ayu mulai serius menekuni bisnis bean bag dan langkah ini Ia buktikan dengan mengubah brand produknya dari Lolly Bean Bag menjadiBerrybeanbag. “Kita pikir awalnya tidak ada orang yang bakal tertarik bean bag. Ternyata ada satu konsumen dari Medan yang minat dan dia juga rela bayar mahal untuk ongkir, dari situ satu per satu konsumen mulai berdatangan dan kami serius untuk produksi massal bean bag,” jelasnya.