Bisnis Industri Kreatif

Bisnis Kreatif Pernak-Pernik dan Hantaran Pernikahan

Kebutuhan akan pernak-pernik dan hantaran pernikahan menjadi sebuah hal yang bisa dikembangkan menjadi bisnis menarik dan inovatif. Peluang bisnis itulah yang sejak tahun 1997 dikembangkan Ibu Retno Savitri (almh) dengan memproduksi aneka pernak-pernik pernikahan menggunakan bahan alami seperti akar wangi, biji nyamplung, dll. Perlahan tapi pasti, usaha yang dibantu dua orang tenaga produksi tersebut terus mengalami perkembangan dalam inovasi produk dan jenisnya. Dengan didukung 3 buah ruko kala itu, Ibu Savitri yang kemudian menamai usahanya “Savitri Wedding” mampu mengembangkan bisnisnya dengan memproduksi beragam box dan hantaran pernikahan.

Saat ini, usaha yang awalnya berasal dari hobi dan kecintaan akan produk pernak-pernik tersebut dipegang oleh putra-putri Ibu Savitri yaitu Muhammad Satria Vidyatama (22) dan Soraya Ayu Hapsari (20). Ditemui di workshop yang sekaligus sebagai lokasi produksi Kamis (14/3), Soraya yang didampingi salah seorang staff produksi Mbak Idah (34) mengaku jika saat ini manajemen dikendalikan dirinya dan kakaknya. “Setelah ibu meninggal dunia, kami berdua (dengan M.Satria) yang bertanggung jawab melanjutkan perjuangan beliau mengembangkan Savitri Wedding agar tetap eksis dan makin inovatif,” terang Soraya yang kini kuliah di Fakultas Ekonomi UGM.