Bisnis Pertanian

Belajar Bisnis Budidaya dan Produksi Jamur Tiram

Pelatihan kali ini diikuti 3 (tiga) orang peserta, yaitu A. Arifin Thoha (69) dan M. Imron Rosyadi (30) dari Surabaya, serta Heru Budiwiyono (49) dari Karanganyar Jawa Tengah. Selama dua hari pelatihan, peserta memperoleh materi tentang budidaya jamur, praktik produksi media tanam (baglog) jamur, kunjungan dan konsultasi ke petani jamur, serta analisa ekonominya. Pada hari pertama Jumat (23/9), semua peserta memperoleh materi teori mengenai potensi pasar jamur konsumsi, seluk beluk budidaya jamur konsumsi, dan perlakuan budidayanya. Peserta diberikan keleluasaan mengajukan beragam pertanyaan selama penyampaian materi tersebut sampai benar-benar paham.

Hari kedua pelatihan Sabtu (24/9), materi diawali dengan kunjungan ke Aneka Mesin untuk melihat produksi rekayasa mesin tepat guna. Peserta diberikan gambaran mengenai mesin produksi jamur, seperti press baglog jamur dan spinner untuk olahan kripik jamur. Materi berjanjut dengan praktik produksi media tanam (baglog) jamur tiram dan proses pemanenan. Ketika praktik, peserta bisa mengaplikasikan langsung materi teori yang sudah dipelajari pada hari pertama. Peserta sangat antusias mempraktikkan satu per satu arahan pemateri untuk mencoba proses produksi, dari mulai pencampuran bahan baku (serbuk gergaji, bekatul, gamping pertanian, dll), sampai dengan media baglog siap untuk dibudidayakan.